Pertanian dan Florikultura
Potensi lokal Kedungbanteng bertumpu pada sektor pertanian dan florikultura yang menjadi bagian dari kehidupan ekonomi masyarakat.
Media informasi publik Desa Kedungbanteng, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, yang menampilkan profil, potensi lokal, berita, dan etalase Produk Desa.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Selamat datang di Website Resmi Desa Kedung Banteng, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Melalui website ini, kami berkomitmen menyajikan informasi yang terbuka sekaligus memperkenalkan kekayaan potensi desa.
Mari bersama mengembangkan UMKM, sektor pertanian, dan sumber daya lokal agar menjadi kekuatan menuju desa yang inovatif, berdaya saing, serta semakin maju dan sejahtera.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Edi Sukwantoro
PJ. Kepala Desa Kedungbanteng
Desa Kedungbanteng merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan sejarah yang berkembang di tengah masyarakat, desa ini terbentuk melalui proses pembukaan hutan atau babat alas yang dilakukan secara bertahap oleh para leluhur hingga kawasan tersebut menjadi permukiman.
Nama Kedungbanteng dipercaya berasal dari dua kata dalam bahasa Jawa, yaitu "kedung" yang berarti bagian sungai yang dalam atau cekungan air yang tenang, serta "banteng" yang merujuk pada hewan liar yang menurut cerita masyarakat dahulu pernah hidup atau menjadi bagian dari sejarah kawasan tersebut.
Baca Profil Lengkap
Potensi lokal Kedungbanteng bertumpu pada sektor pertanian dan florikultura yang menjadi bagian dari kehidupan ekonomi masyarakat.
Bunga sedap malam menjadi komoditas unggulan yang dibudidayakan, disortir, diikat, dan dipasarkan melalui jalur pelaku usaha lokal.
Bunga pacar air terdokumentasi sebagai bagian dari lanskap pertanian bunga di Desa Kedungbanteng.
Produk Desa belum tersedia
Pengelola dapat menambahkan produk melalui admin saat data resmi, harga, foto, dan narahubung sudah tersedia.
Pasuruan - Mahasiswa KKN Kelompok 99 UINSA menyelenggarakan Pelatihan Digitalisasi UMKM melalui pendampingan pembuatan akun media sosial dan toko online di Balai Desa Kedungbanteng pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti pelaku UMKM dan pengelola BUMDes serta dihadiri perangkat desa sebagai bentuk kolaborasi peningkatan kapasitas pelaku usaha desa dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi dan pemasaran. Peserta memperoleh materi mengenai pemanfaatan Shopee, TikTok Shop, Instagram, dan Facebook, penyusunan identitas usaha digital, pembuatan konten promosi, serta praktik packaging bunga sedap malam sebagai salah satu komoditas unggulan desa.
Baca Selengkapnya
Pasuruan - Mahasiswa KKN Kelompok 99 UINSA melaksanakan program pendampingan digitalisasi pemasaran bagi UMKM bunga sedap malam di Dusun Krajan, Desa Kedungbanteng. Program ini merupakan tindak lanjut dari observasi lapangan yang menunjukkan bahwa pelaku usaha masih mengandalkan pemasaran konvensional melalui pengepul. Pendampingan dilakukan secara bertahap pada 29 Juni, 7 Juli, 8 Juli, dan 14 Juli 2026. Dalam pendampingan tersebut, mahasiswa membantu pelaku usaha menentukan identitas usaha dengan nama Fajar Florist, membuat akun marketplace dan media sosial, mempelajari teknik pengemasan bunga, membuat konten promosi, serta melakukan evaluasi program.
Baca Selengkapnya
Pasuruan - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 99 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya melaksanakan kunjungan ke UMKM Bunga Sedap Malam di Dusun Krajan, Desa Kedungbanteng, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini dilakukan untuk menggali potensi unggulan desa sekaligus mengidentifikasi peluang dan tantangan pengembangan usaha lokal. Mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai budidaya bunga sedap malam, proses perawatan tanaman, masa tanam, panen, penyortiran bunga sesuai ukuran, serta pemasaran kepada pengepul. Berdasarkan wawancara dengan Kepala Dusun Krajan sekaligus pelaku usaha bunga sedap malam, Bapak Rohim, sistem distribusi bunga sedap malam di Dusun Krajan telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi jalur pemasaran utama bagi petani bunga setempat.
Baca Selengkapnya